Heri Bambang Santoso

Janganlah sia-siakan peluang yang ada

Instalasi & Uninstall Xampp di Linux

Mungkin sudah seringkali tips ini dijabarkan namun sekedar memperkaya literatur bagi pemula semacam saya. ini merupakan tutorial bagaimana proses intalasi Xampp di Linux dilakukan. saya menginstall Xampp di kompi dengan distro FedoraCore 3. Bagi pengguna distro lain seharusnya tidak mengalami kesulitan yang cukup berarti, karena hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian yang dianggap perlu. Dan saya menggunakan xampp versi 1.5.5a. Sebelum melakukan proses intalasi, pastikan dulu kita telah memiliki file xampp-linux-1.5.5a.tar.gz . Jika belum memilikinya, maka download dulu dari situs http://www.apache-friends.org . setelah kita memiliki source filenya barulah kita bisa melakukan proses instalasi dengan langkah-langkah sebagai berikut;

1. Masuk ke linux shell (terminal) dan login sebagai root. $su

2. ketikkan password root yang diminta $password:********

3. Masuk ke direktori dimana source file xampp-linux-1.5.5a.tar.gz disimpan, misalnya /home/aplikasi #cd /home/aplikasi

4. Ketikan perintah berikut ini untuk memulai proses instalasi dengan mengekstraknya; #tar xvfz xampp-linux-1.5.5a.tar.gz -C /opt

5. setelah proses mengekstrak selesai maka Xampp akan terinstal di direktori /opt/lampp

6. Sampai tahap ini selesai sudah proses instalasi Xampp di linux. Mudah bukan? :D

7. Untuk mengaktifkan xampp sebagai web server & MySQL server ketikan berikut (masih sebagai root); # /opt/lampp/lampp start

8. Maka anda akan melihat status sebagai berikut; Starting XAMPP 1.5.5a… LAMPP: Starting Apache… LAMPP: Starting MySQL… LAMPP started. Ready. Apache and MySQL are running.

9. Buka browser anda lalu ketikkan http://localhost jika muncul welcome note dari xampp berarti kita telah berhasil menginstal dan mengaktifkannya.

10. Untuk menon-aktifkan xampp, ketikkan sebagai berikut; # /opt/lampp/lampp stop

11. Akan tampil pesan sebagai berikut; Stopping LAMPP 1.5.5a… LAMPP: Stopping Apache… LAMPP: Stopping MySQL… LAMPP stopped. And XAMPP for Linux is stopped

12. Semuanya mudah bukan??? insya Allah ini bisa dengan mudah dilakukan… :D jika ingin informasi lebih detail silahkan kunjungi situs resminya di http://www.apache-friends.org

13. Satu hal lagi, jika anda ingin meng-uninstall-nya anda tinggal ketikan (sebagai root); #rm -rf /opt/lampp

14. Selamat Belajar Referensi: http://www.apache-friends.org

24 Mei, 2008 Ditulis oleh Heri Bambang Santoso | Linux | | 4 Komentar

Menunggu Wisuda

Tanpa terasa akhirnya kuliahku selesai juga..tepatnya tanggal 1 April 2008 kemarin aku dinyatakan lulus oleh dosen penguji pendadaran…rasanya legah banget..rasanya kayak mimpi aja..ketika keluar dari ruang pendadaran ternyata sudah banyak banget temen2 ku yang menunggu diluar dan memberikan ucapan selamat, sekali lagi aku ngucapin makasih banyak buat temen2ku yang udah datang pada saat aku pendadaran, makasih banyak y friend…

Dan alhamdulilah cita-citaku dari pertama kuliah untuk menyelesaikan kuliah kurang dari 4 tahun tercapai juga, sekali lagi aku ucapkan alhamdulilah atas berkah yang telah diberikan oleh allah kepadaku..Dan tak lupa aku mengucapkan beribu-ribu terima kasih untuk papa mamaku yang sudah bersusah payah menguliahkan aku. Ma, pa heri g akan pernah lupa dengan jasa-jasa mama dan papa, heri akan membalas semua kebaiakan mama dan papa dan mudah2an allah dapat mengabulkan hal ini, amin….

Saat ini aku sedang menunggu-nungu waktu wisuda yang insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2008. Sampai saat ini pun aku masih belum percaya kalau aku sekarang udah lulus….hehehe…..

Ya mudah-mudahan aja besok acara wisudanya bisa lancar..amin…

22 Mei, 2008 Ditulis oleh Heri Bambang Santoso | Curhat | | 15 Komentar

User Manager dengan HOTSPOT Mikrotik

1. Enable dulu use-radius di hotspot

[heri@mikrotik]>ip hotspot profile

2. [heri@mikrotik] ip hotspot profile>print

3. Akan terlihat profile2 yg telah di buat, kemudian tentukan profile mana yg akan di pake di use-radius

[heri@mikrotik]ip hotspot profile> set 0 use-radius=yes 0 = merupakan nomor profile

4. Sekarang bikin radiusnya [heri@mikrotik]>radius

[heri@mikrotik]radius>add address=127.0.0.1

[heri@mikrotik]radius>print

[heri@mikrotik]radius>set 0 service=hotspot, login secret=12345678 5. Sekarang bikin owner untuk di usermanager

[heri@mikrotik]>/ tool user-manager customer add login=”test” password=”test” permissions=owner

6. Sekarang bikin penghubung/supaya mikrotik ngeroute ke usermanager

[heri@mikrotik]>/ tool user-manager router add subscriber=MikroTik ip-address=127.0.0.1 shared-secret=12345678 7.

Nah setelah ini semua dah di buat, sekarang untuk ngetes apakah usermanager dah konek apa blom

8. Buka web browser ketik ” 127.0.0.1/userman “

9. Akan tampil halaman login userman, masukin dah tuh username=test password=test

Jadi deh…Tinggal dikonfigurasiin aja lewat web nya… :-)

22 Mei, 2008 Ditulis oleh Heri Bambang Santoso | Mikrotik | | Tidak ada Komentar

Instalasi Mikrotik

Bagi temen-temen yang pingin belajar mikrotik nih saya buatkan tutorial tentang cara instalasinya mulai dari awal hingga akhir…Sekalian buat dokumentasi saya jika sewaktu2 lupa…hehehe…Ok deh kalau gitu kita mulai aja yah…

1. Intallasi

Booting melalui CD-ROM

Atur di BIOS agar, supaya boot lewat CD-ROM, kemudian tunggu beberapa
saat di monitor akan muncul proses Instalasi.

????????????????????????-

ISOLINUX 2.08 2003-12-12 Copyrigth (C) 1994-2003 H. Peter Anvin
Loading linux??????
Loading initrd.rgz????.
Ready
Uncompressing Linux? Ok, booting the kernel

????????????????????????

Memilih paket software

Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yang
mau di install, pilih sesuai kebutuhan yang akan direncanakan.

Paket yang tersedia di Mikrotik

advanced-tools-2.9.27.npk
arlan-2.9.27.npk
dhcp-2.9.27.npk
gps-2.9.27.npk
hotspot-2.9.27.npk
hotspot-fix-2.9.27.npk
isdn-2.9.27.npk
lcd-2.9.27.npk
ntp-2.9.27.npk
ppp-2.9.27.npk
radiolan-2.9.27.npk
routerboard-2.9.27.npk
routing-2.9.27.npk
routing-test-2.9.27.npk
rstp-bridge-test-2.9.27.npk
security-2.9.27.npk
synchronous-2.9.27.npk
system-2.9.27.npk
telephony-2.9.27.npk
ups-2.9.27.npk
user-manager-2.9.27.npk
web-proxy-2.9.27.npk
webproxy-test-2.9.27.npk
wireless-2.9.27.npk
wireless-legacy-2.9.27.npk

?????????????????????????

Welcome to Mikrotik Router Software Installation

Move around menu using ?p? and ?n? or arrow keys, select with ?spacebar?.
Select all with ?a?, minimum with ?m?. Press ?i? to install locally or ?r? to
install remote router or ?q? to cancel and reboot.

[X] system [ ] lcd [ ] telephony
[ ] ppp [ ] ntp [ ] ups
[ ] dhcp [ ] radiolan [ ] user-manager
[X] andvanced-tools [ ] routerboard [X] web-proxy
[ ] arlan [ ] routing [ ] webproxy-test
[ ] gps [ ] routing-test [ ] wireless
[ ] hotspot [ ] rstp-bridge-test [ ] wireless-legacy
[ ] hotspot [X] security
[ ] isdn [ ] synchronous

?????????????????????????

Umumnya Paket Mikrotik untuk Warnet, Kantor atau SOHO adalah :

a. SYSTEM : Paket ini merupakan paket dasar, berisi Kernel dari
Mikrotik

b. DHCP : Paket yang berisi fasilitas sebagai DHCP Server, DHCP
client, pastikan memilih paket ini jika Anda menginginkan
agar Client diberikan IP address otomatis dari DHCP Server

c. SECURITY : Paket ini berisikan fasilitas yang mengutamakan Keamanan
jaringan, seperti Remote Mesin dengan SSH, Remote via MAC
Address

d. WEB-PROXY : Jika Anda memilih paket ini, maka Mikrotik Box anda telah
dapat menjalan service sebagai Web proxy yang akan menyimpan
cache agar traffik ke Internet dapat di reduksi serta browsing
untuk Web dapat dipercepat.

e. ADVANCED TOOLS : Paket yang berisi Tool didalam melakukan Admnistrasi jaringan,
seperti Bandwidth meter, Scanning, dan lain sebagainya.

Instalasi Paket

ketik ?i? setelah selesai memilih software, lalu akan muncul menu
pilihan seperti ini :

- Do you want to keep old configuration ? [y/n] ketik Y
- continue ? [y/n] ketik Y

Setelah itu proses installasi system dimulai, disini kita tidak
perlu membuat partisi hardsik karena secara otomatis mikrotik akan
membuat partisi sendiri.

?????????????????????????-

wireless-legacy (depens on system):
Provides support for Cisco Aironet cards and for PrismlI and Atheros wireless
station and AP.

Do you want to keep old configuraion? [y/n]:y

Warning: all data on the disk will be erased!

Continue? [y/n]:y

Creating partition???.
Formatting disk?????????????

Installing system-2.9.27 [################## ]

?????????????????????????

Proses installasi

?????????????????????????

Continue? [y/n]:y

Creating partition???????..
Formatting disk?????????.

Installed system-2.9.27
Installed advanced-tools-2.9.27
Installed dhcp-2.9.27
Installed security-2.9.27
installed web-proxy-2.9.27

Software installed.
Press ENTER to reboot

??????????????????????????
Nah, setelah selesai reboot entar muncul menu untuk login..Dan untuk masuk ke sistem mikrotiknya kita tinggal ngetikkin di username=admin dan passwordnya dikosongkan aja…jadi deh, sekarang tinggal dikonfigurasiin aja mikrotiknya sesuai dengan kebutuhan… :-)

Segitu dulu yah..entar kita sambung lagi…OK

22 Mei, 2008 Ditulis oleh Heri Bambang Santoso | Mikrotik | | 9 Komentar

Konfigurasi DHCP Server di Redhat9

Tutorial ini buat bagi-bagi ilmu dari pada di pendam..hehehe, semoga bermanfaat

DHCP server ato Dynamic Host Configuration Protocol, merupakan salah satu protocol yang bermanfaat untuk melakukan menagement IP address. Dengan menggunakan aplikasi ini, admin dapat melakukan menajemen IP terhadap suatu network. selain itu, admin jaringan juga bisa menetukan ip address untuk masing-masing host, sehingga tidak ditemukan lagi ip address - ip address liar yang kadang membuat pusing administrator jaringan.

Untuk Server DHCP ini , ini meletakannya di gateway pc router, karena saya pikir untuk meletakannya dalam 1 server terpisah, kok sepertinya mubazir, hehhehe …
untuk konfigurasi DHCP ini, saya menggunakan Linux sebagai OS nya, distronya Redhat9.
ok … langkah pertama buat konfigurasi DHCP server …
1. siapkan persiapan kaya segelas kopi, camilan, ato gorengan secukupnya (sambil merokok tambah asyik hehehhehe …)
2. pastikan dulu DHCP dah ada di Linux box mu dan login nya root
[root@heker86 root]# rpm -qa | grep dhcp
dhcp-3.0pl1-23
3. nah pada Redhat9, dhcpd.conf tidak diletakkan secara defaults di directory /etc , namun untungnya, ada contoh file nya dan diletakkan di /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/dhcpd.conf.sample . nah sample ini yang kemudian kita kopikan ke direktori /etc
[root@heker86 root]# cp /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/dhcpd.conf.sample /etc/dhcpd.conf
4. setelah itu .. baru lakukan perubahan …
berikut adalah contoh dari konfigurasi DHCP server, semoga bisa membantu dan bermafaat
[root@heker86 root]# cat /etc/dhcpd.conf
ddns-update-style interim;
ignore client-updates;
#definisi subnet
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
option routers 192.168.1.1;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option domain-name “uii.ac.id”;
option domain-name-servers 202.145.0.1,202.145.0.2,202.146.225.63
# ini buat orang lain yang ingin bergabung, jadi mereka tinggal colok kabel aja
range dynamic-bootp 192.168.1.30 192.168.1.35;
default-lease-time 21600;
max-lease-time 43200;
#kalo yang ini buat komputer-komputer yang ada di lab, jadi walaupun di pindah-pindah IP nya tetep hehehhe
#1
host komp1 {
hardware ethernet 00:14:2a:04:d9:d1;
fixed-address 192.168.1.6;
}
#2
host komp2{
hardware ethernet 00:e0:4c:e0:1e:88;
fixed-address 192.168.1.5;
}
#3
host komp3{
hardware ethernet 00:0d:87:d1:07:81;
fixed-address 192.168.1.7;
}
#4
host komp4 {
hardware ethernet 00:e0:4c:43:ee:c2;
fixed-address 192.168.1.9;
}
#5
host komp5 {
hardware ethernet 00:0e:a6:5d:4a:c1;
fixed-address 192.168.1.8;
}
#6
host komp6 {
hardware ethernet 00:0a:e4:12:c7:60;
fixed-address 192.168.1.14;
}
#7
host komp7 {
hardware ethernet 00:0a:e4:03:3f:ae;
fixed-address 192.168.1.12;
}
#8
host komp8 {
hardware ethernet 00:e0:98:ab:1f:b9;
fixed-address 192.168.1.11;
}
#9
host komp9 {
hardware ethernet 00:e0:4c:d3:66:7e;
fixed-address 192.168.1.13;
}
}
#10
host komp10 {
hardware ethernet 00:c0:9f:c4:60:12;
fixed-address 192.168.1.15;
}
#11
hostkomp11 {
hardware ethernet 00:11:2f:c7:e0:b1;
fixed-address 192.168.1.10;
}
OK, setelah di konfigurasi, jalankan daemon dhcpd
[root@heker86 root]# /etc/init.d/dhcpd start

buat ngeliat apakah IP addres dah kepake ato belum bisa dilihat di :
tail -f /var/lib/dhcp/dhcpd.leases

OK .. that’s all
semoga bermanfaat

Ilmu itu milik semua….. semuanya memiliki ilmu ….

22 Mei, 2008 Ditulis oleh Heri Bambang Santoso | Linux | | 1 Komentar